20 Oktober 2013

Input Output Proses dan Save Device

Komputer merupakan kumpulan komponen-komponen hardware yang saling bekerja satu sama lain, komponen-komponen atau alat-alat komputer tersebut mempunyai tugas masing-masing, mereka bekerja satu sama lain untuk menghasilkan suatu data salah satunya data yang dapat ditampilkan pada Monitor komputer. Dengan adanya saling keterhubungan antar komponen atau alat ini maka, komponen komputer tersebut mempunyai fungsinya masing-masing agar dapat bekerja dengan baik.



Secara Umum, komputer melakukan 4 Operasi dasar, yaitu :
Operasi Input (masukan)   
Operasi Proses (proses/manipulasi)
Operasi Output (keluaran/informasi)
Operasi Save (penyimpanan/storage)

Pada kali ini kita tidak akan membahas tentang ke 4 Operasi dasar tersebut, melainkan kita kita akan lebih memfokuskan pada alat/device yang berfungsi untuk Input,output, Proses dan safe. Langsung saja kita masuk pada penjelasan yang pertama yaitu Perangkat Input (Input Device)

1) Perangkat Input
Alat masukan (Input Device) mempunyai kegunaan sebagai suatu alat yang bisa menmasukan data dari luar untuk kemudian diproses oleh prosesor dan juga memori sehingga dapat menghasilkan sebuah informasi data.  Data sendiri berupa huruf (A-Z), angka (1-9) ataupun simbol (- + = ^ #) yang kemduian data tersebut ditransformasikan kedalam bentuk informasi setelah terlebih dahulu melalui proses manipulasi.

Contoh Perangkat Input.

1. Keyboard
Digunakan untuk memberikan masukan (input) ke dalam komputer, dimana masukan (input) tersebut dapat berupa data atau perintah yang dimasukkan dengan cara mengetikkannya langsung pada keyboard. 

Keyboard merupakan unit input yang paling penting dalam suatu pengolahan data dengan komputer. Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta sebagai media bagi user (pengguna) untuk melakukan perintah-perintah lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan file dan membuka file.

Jenis keyboard :
Berdasarkan jenis tombolnya :
  1. Qwerty
  2. Dvorak
  3. Maltron 
  4. Chord
  5. Alphabetic
  6. Numeric
  7. Stenotype
Berdasarkan jenis Port nya :
  1. Port serial 
  2. PS/2
  3. USB
  4. Wireles
2. Mouse
Fungsi alat ini adalah untuk perpindahan pointer atau kursor secara cepat. Selain itu, dapat sebagai perintah praktis dan cepat dibanding dengan keyboard. Mouse mulai digunakan secara maksimal sejak sistem operasi telah berbasiskan GUI (Graphical User Interface). sinyal-sinyal listrik sebagai input device mouse ini dihasilkan oleh bola kecil di dalam mouse, sesuai dengan pergeseran atau pergerakannya.

Jenis Mouse :
Berdasarkan Fisik :
  1. Mouse Optik
  2. Mouse Trackball
Brdasarkan Portyna :
  1. Mouse Serial
  2. Mouse PS/2
  3. Mouse USB
  4. Mouse Wireless 
3. Scanner
Scanner adalah suatu alat elektronik yang fungsinya mirip dengan mesin fotokopi. Mesin fotocopy hasilnya dapat langsung kamu lihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya ditampilkan pada layar monitor komputer dahulu kemudian baru dapat dirubah dan dimodifikasi sehingga tampilan dan hasilnya menjadi bagus yang kemudian dapat disimpan sebagai file text, dokumen dan gambar.

4. Kamera Digital
Kamera digital sendiri adalah alat input berupa gambar maupun Video, kamera digital menjadi alat input gambar populer karena memiliki kualitas gambar yang tinggi, selain itu hampir semua handphone pada saat ini memiliki fasilitas kamera sehingga membuat alat ini semakin diminati.

5. Microfone
Microfone adalah alat yang digunakan untuk memasukan data berupa suara, mricrofone sendiri membutuhkan perangkat tambahan seperti sound card untuk dapat mentransfer data ke CPU.

6. Light Pen
Light pen digunakan dengan skrin komputer yang peka cahaya. Apabila pen digerakkan satu isyarat elektronik akan dihantar ke satu kabel tipis yang terhubung dengan komputer kemudian gerakan tersebut akan ditangkap oleh program. Light pen digunakan dalam bidang reka bentuk pengeluaran atau CAM (Computer Aided Manufacturing).

7. Touchpad
Touchpad umumnya terdapat pada laptop ataupun seri komputer jinjing yaitu berfungsi sebagai pengganti mouse.

8. Barcode Scanner

Barcode Scanner termasuk dalam unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk membaca suatu kode yang berbentuk kotak-kotak atau garis-garis tebal vertical yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk angka-angka. Kode-kode ini biasanya menempel pada produk-produk makanan, minuman, alat elektronik dan buku. Sekarang ini, setiap kasir di supermarket atau pasar swalayan di Indonesia untuk mengidentifikasi produk yang dijualnya dengan barcode.

2) Output
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara.

Output yang dihasilkan dari pemroses dapat digolongkan menjadi empat bentuk, yaitu tulisan (huruf, angka, simbol khusus), image (dalam bentuk grafik atau gambar), suara, dan bentuk lain yang dapat dibaca oleh mesin (machine-readable form). Tiga golongan pertama adalah output yang dapat digunakan langsung oleh manusia, sedangkan golongan terakhir biasanya digunakan sebagai input untuk proses selanjutnya dari komputer.

Macam - Macam Output Device :
1. Hard-Copy Device
Hard-copy device yaitu alat yang digunakan untuk mencetak tulisan dan image pada media keras seperti kertas atau film. Sifatnya permanen dan lebih portable (dapat dilepas dari alat outputnya dan dapat dibawa ke mana-mana). Alat yang umum digunakan untuk ini adalah printer, plotter, dan alat microfilm.

2. Soft-copy device
Soft-copy device yaitu alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan dan image pada media lunak yang berupa sinyal elektronik. Misalnya video display, flat panel, dan speaker.

3. Drive device
Drive device atau driver yaitu alat yang digunakan untuk merekam simbol dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin pada media seperti magnetic disk atau magnetic tape. Alat ini berfungsi ganda, sebagai alat output dan juga sebagai alat input menggunakan media magnetic disk misalnya adalah disk drive, dan yang menggunakan media magnetic tape adalah tape drive.
contoh : CD/DVD room

Contoh Output Device :

1. Printer 
Printer atau pencetak adalah alat yang menampilkan data dalam bentuk cetakan, baik berupa teks maupun gambar/grafik, di atas kertas. 
Printer dibedakan menjadi 4, yaitu : 

Printer Dot matrix  
Printer Dot Matrix merupakan printer yang menggunakan pita sebagai alat percetakan. Karena menggunakan pita untuk menampilkan output ke kertas, hasil percetakan printer dengan dot matrix agak kasar dan kurang bagus. Dengan menggunakan printer ini, cetakan dapat langsung dirangkap dengan karbon. Sebab sistem pencetakannya masih menggunakan sistem ketukan. Berhubung menggunakan pita sebagai sumber warnanya, maka warna yang dapat dihasilkan pun tidak bervariasi. Hanya hitam, biru, dan merah saja. Dan jarang sekali yang dapat menggunakan ketiga warna ini secara sekaligus.

*) Kelebihan
- Dapat mencetak rangkap sekaligus.
- Dapat mencetak ukuran kertas yang lebar.
- Biaya printer dan tinta (Pita) murah.


*) Kelemahan
- Dpi (Dot Per Inch) dan ppm (Page Per Minute) rendah
- Geraknya sangat lamban
- Suaranya berisik ketika bekerja
- Warna yang dihasilkan tidak bervariasi.


Printer Ink Jet - Desk Jet - Buble Jet
Inkjet Printer adalah alat cetak yang menggunakan tinta untuk mencetak. Inkjet yang tersedia di pasaran saat ini memiliki kemampuan untuk mencetak sampai ukuran kertas yang sangat besar, dan dengan kualitas yang sangat baik.

Pada printer jenis Ink jet menggunakan teknologi dor on demand, yaitu dengan cara menyemprotkan titik titik kecil tinta pada kertas melalui nozzle atau lubang pipa yang sangat kecil. Teknologi lainnya yang dikembangkan oleh produsen printer seperti Canon dan HP dengan menggunakan panas, panas tersebut dapat membuat gelembung-gelembung tinta sehingga jika semakin panas akan semakin menekan tinta ke nozzle yang ditentukan dan tercetak pada kertas. Karena menggunakan tinta cairan hasil cetaknya menunggu beberapa detik agar bisa kering.

*) Kelebihan:
- Dpi & ppm lebih tinggi dari pada dot matrik.
- Lebih mudah mencetak gambar dan warna.
- Kemampuan mencetak sampai kertas yang lebar dengan kualitas yang baik
- Dpi mencapai (5760×1440)

*) Kelemahan :
- Tidak dapat mencetak rangkap.
- Biaya operasional lebih mahal.
- Waktu mencetak menjadi lebih panjang.

Printer Laser Jet
LaserJet merupakan jenis printer yang paling bagus kualitasnya di banding dua jenis printer sebelumnya. Alat mencetaknya tidak menggunakan tinta melainkan menggunakan bubuk toner dan pencetakan menggunakan infra merah.

Printer ini juga menawarkan kecepatan pencetakan yang tinggi. Bahkan mesin yang tergolong kelas rendah dari golongan laser inipun masih memiliki kecepatan yang tinggi dibandingkan dengan printer Ink Jet atau Dot Matrix. Minimal dua kali lebih cepat dari printer inkjet. Kerja printer laser mirip dengan mesin fotocopy, yaitu menggunakan photographic drum. Kualitas cetakan yang dihasilkan selain cepat juga cukup tajam.

*) Kelebihan :
- Dpi, ppm sangat tinggi
- Efisien untuk mencetak hitam putih
- Kapasitas warna lebih banyak dibanding printer indoor lainnya.
- Kemampuan mencetak yang sangat cepat

*) Kelemahan :
- Biaya operasional tinggi
- Tidak dapat digunakan secara terus menerus.

Thermal Printer
Thermal printer sangat berbeda dan berbeda dari printer inkjet normal atau bahkan printer laser. Sama seperti namanya, thermal printer menggunakan panas untuk mencetak diatas kertas, bukan cartridge tinta yang biasa digunakan oleh printer jenis lainnya. Dengan teknologi ini, membuat thermal printer tidak bising (malahan beberapa jenis tidak mengeluarkan suara).

Printer ini juga dapat mencetak sangat cepat karena tidak menggunakan pin-pin seperti pada dot matrix printer. Printer ini memiliki harga yang lebih tinggi diatas dot matrix, namun justru dengan kelebihan yang dimiliknya tadi menyebabkan thermal printer banyak dipakai.

*) Beberapa kegunaan thermal printer adalah:
- cetak struk pada SPBU
- mesin antrian
- mesin ATM
- kios informasi
- sistem point of sales seperti di kasir

2.  Plotter
Plotter digunakan untuk mencetak grafis dan desain yang kompleks dan dengan berbagai warna pada kertas. Plotter menggunakan pena (pen plotter) untuk membentuk gambar yang dicetak, tetapi ada juga plotter yang menggunakan inkjet.

3. Monitor
Monitor komputer adalah salah satu perangkat keras komputer yang berfungsi menampilkan proses dari sebuah set komputer. Untuk saat ini monitor komputer terdiri dari beberapa jenis, di antaranya:

3. Speaker
Pengeras suara (Inggris loud speaker atau speaker saja) adalah transduser yang mengubah sinyal elektrik ke frekuensi audio (suara) dengan cara menggetarkan komponennya yang berbentuk selaput.

4. Projector
Disebut juga dengan computer data projector untuk memproyeksikan tampilan di video display ke layar ukuran besar.

5. Perangkat Keras Keluaran Berupa Drive Device
Yaitu alat penggerak untuk membaca atau merekam data dari atau ke media simpanan luar. Sehingga drive device biasanya berfungsi ganda sebagai alat input dan alat output.
Drive device terdiri dari :
Disk Drive : disebut juga sebagai magnetic disk unit sebagai penggerak media disk. Mempunyai beberapa ukuran yaitu harddisk (cakram keras) 14 dan 8 inci dan disk drive berukuran 8, 5 ¼ dan 3 ½ inci.
Tape Drive : disebut juga sebagai magnetic tape unit sebagai penggerak media tape mempunyai read/write head yang dapat membaca atau merekamkan data ke/dari pita magnetik. Magnetic tape dapat bekerja dengan kecepatan yang tinggi.


3) Proces Device
Alat dimana instruksi-instruksi program diproses untuk mengolah data yang sudah dimasukkan lewat alat input dan hasilnya akan ditampilkan di alat output. Alat Pemroses terdiri dari CPU (Central Processing Unit) dan Memory

Contoh Proses Device :
1. CPU
Merupakantempatpemrosesinstruksi-instruksi program, yang pada komputer mikro disebut dengan micro-processor (pemroses mikro). Pemroses ini berupa chip yang terdiri dari ribuan hingga jutaan IC. CPU terdiri dari dua bagian utama yaitu unit kendali (control unit) dan unit aritmatika dan logika (ALU). Disamping itu, CPU mempunyai beberapa alat penyimpan yang berukuran kecil yang disebut dengan register.

CU (Control Unit)
Unit ini bertugas mengatur dan mengendalikan semua peralatan yang ada pada sistem komputer. Unit kendali akan mengatur kapan alat input menerima data dan kapan data diolah serta kapan ditampilkan pada alat output. Tugas dari unit kendali ini adalah :
-  Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output
-  Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama.
-  Mengambil data dari memori utama (jika diperlukan) untuk diproses.
- Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja dari ALU
- Menyimpan hasil proses ke memori utama.

ALU (Arithmatic and Logic Unit)
Tugas utama dari ALU adalah melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU melakukan semua operasi aritmatika dengan dasar penjumlahan sehingga sirkuit elektronik yang digunakan disebut adder. Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari suatu operasi logika sesuai dengan instruksi program.

Register
Register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi, yang digunakan untuk menyimpan data dan instruksi yang sedang diproses sementara data dan instruksi lainnya yang menunggu giliran untuk diproses masih disimpan di dalam memori utama. Ada tiga macam memori yang dipergunakan di dalam sistem komputer, yaitu :
Jenis Register :
  1. Instruction Register (IR), digunakan untuk menyimpan instruksi yang sedang diproses.
  2. Program Counter (PC), adalah register yang digunakan untuk menyimpan alamat lokasi dari memori utama yang berisi instruksi yang sedang diproses.
  3. General purpose register, yaitu register yang mempunyai kegunaan umum yang berhubungan dengan data yang sedang diproses.
  4. Memory data register (MDR), digunakan untuk menampung data atau instruksi hasil pengiriman dari memori utama ke CPU atau menampung data yang akan direkam ke memori utama dari hasil pengolahan oleh CPU.
  5. Memory address register (MAR), digunakan untuk menampung alamat data atau instruksi pada memori utama yang akan diambil atau yang akan diletakkan.
2. Memori
CPU hanya dapat menyimpan data dan instruksi di register yang berukuran kecil sehingga tidak dapat menyimpan semua informasi yang dibutuhkan untuk keseluruhan proses program. Untuk mengatasi hal ini, maka CPU harus dilengkapi dengan alat penyimpan yang berkapasitas lebih besar yaitu memori utama.

Random Access Memory (RAM)
Semua data dan program yang dimasukkan melalui alat input akan disimpan terlebih dahulu di memori utama, khususnya RAM, yang dapat diakses secara acak (dapat diisi/ditulis, diambil, atau dihapus isinya) oleh pemrogram.
Struktur Utama RAM :
  1. Input storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan melalui alat input
  2. Program storage, digunakan untuk menyimpan semua instruksi-instruksi program yang akan diakses.
  3. Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil pengolahan.
  4. Output storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output.
Read Only Memory (ROM)
ROM hanya dapat dibaca sehingga pemrogram tidak bisa mengisi sesuatu ke dalam ROM. ROM sudah diisi oleh pabrik pembuatnya berupa sistem operasi yang terdiri dari program-program pokok yang diperlukan oleh sistem komputer, seperti misalnya program untuk mengatur penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci papan ketik untuk keperluan kontrol tertentu, dan bootstrap program. Program bootstrap diperlukan pada saat pertama kali sistem computer diaktifkan. Proses mengaktifkan komputer pertama kali ini disebut dengan booting, yang dapat berupa cold booting atau warm booting.

4) Save/Storage Device
Storage device merupakan alat penyimpanan dari proses pengolahan data.

Jenis Storage Device
1. Primary Srorage Device
Primary Storage adalah alat penyimpanan sementara dari proses yang dilakukan dan data hasil pemrosesan bisa hilang jika aliran listrik padam.
alat ini terdiri dari ROM dan RAM.

2. Secondary Storage Device
Secondari storage merupakan media penyimpanan yang sifatnya permanen, artinya data tetap akan ada dalam media meskipun ada atau tidak adanya aliran listrik, media penyimpanan ini merupakan media penyimpanan yang sifatnya external.
CD/DVD
Merupakan media penyimpanan yang berbentuk piringan yang ditulis dengan sinar laser/infrared, untuk CD memiliki kapasitas hingga 750 Mb damn untuk DVD bisa mencapai lebih dari 4GB.

Disket
Disket adalah media penyimpanan yang memiliki kapasitas penyimpanan sangat rendah, penggunaan disket pada saat ini sangat jarang, hal ini dikarenakan kemampuan disket yang sangat rendah dalam hal penyimpanan data, selain itu hadirnya media penyimpanan baru seperti flashdisk dan External HDD membuat disket semakin jarang diminati.

Flashdisk
Flashdisk merupakan media penyimpanan yang memiliki kapasitas penyimpanan cukup besar hingga lebih dari 64 GB, flashdisk menjadi media penyimpanan populer karena bentuknya yang simpel dan mudah untuk dibaca oleh komputer, selain itu kecepatan transfer flashdisk yang cepat semakin membuat media ini diminati banyak orang.

Hardisk
Sebagaimana disket, hardisk juga meyimpan data dalam bentuk track, sektor, dan cluster. Sistem operasi komputer mencatat sektor berdasarkan cluster-nya. Sistem operasi Windows memberi nomor unik pada setiap cluster dan mencatat alamat file di hardisk menggunakan tabel alokasi file virtual (VFAT, Virtual File Allocation Table). VFAT merupakan salah satu metode untuk menyimpan dan mengetahui alamat file sesuai cluster yang digunakan. Oleh sebab itu, VFAT berisi setiap nilai pada setiap cluster yang menjelaskan lokasi disk tempat cluster berada. Terkadang sistem operasi menganggap sebuah cluster sebagai cluster yang sedang dipakai, meskipun pada saat itu cluster tersebut tidak berisi file apapun. Hal ini dinamakan lost cluster, dan pengguna dapat membebaskan cluster tersebut (yang berarti dapat menambah ruang hardisk) dengan memakai utilitas ScanDisk di Windows.

MMC (Multimedia Card)
Merupakan media penyimpanan yang umumnya sering dijumpai pada handphone yang sering dipakai sebagai media penyimpanan external, multimedia card memiliki kaasitas penyimpanan yang cukup besar yaitu hingga lebih dari 32 GB, tetapi umumnya dalam handphone yang sering digunakan adalah ukuran 1 - 8 GB, hal ini dikarenakan daya baca handphone rata-rata belum mencukupi utnuk mermbaca MMC yang berkapasitas lebih dari 8 GB.

Zip Drive
Zip Drive merupakan media peenyimpanan yang levelnya hampir sama dengan disket, akan tetapi zip drive memiliki kapasitas penyimpanan yang cukup besar yaitu mampu menyimpan data sampai 100MB.


Regard : Sugimin Lifehacker



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

P E R H A T I A N !!!
1. Berkomentarlah dengan baik dan sopan
2. tidak boleh spam (Spamming Comment)
3. No pornografi dan Menempelkan Link Aktif.

Regard : Sugimin Lifehacker