7 September 2013

TEORI RELATIVITAS EINSTEIN



Siapa yang tidak kenal Albert Einstein, seorang ilmuan dan penemu asal jerman yang sangat kontroversial dengan Teori Relativitasnya. Teori relativitas Einstein sangat terkenal dan mengundang banyak kontroversi karena teori ini sulit untuk dibuktikan.

Relativitas sendiri berasal dari bahasa relative (relatif) yang artinya  dari sudut mana suatu hal dipandang akan menghasilkan jawaban yang berbeda. Sebagai contoh, si C bisa saja dikatakan ganteng oleh si A, akan tetapi si B berpendapat berbeda dan mengatakan si C biasa saja, dengan demikian ada 2 buah pendapat padahal objeknya hanya satu, kira-kira seperti itulah teori relativitas secara singkat dan mendasar.

Teori relativitas yaitu teori yang menyatakan bahwa gerak suatu benda itu relatif (bergantung pada tinjauan pengamat). Teori relativitas Einstein sendiri bermaksud untuk menjelaskan bahwa gelombang Elektromagnetik tidak sesuai dengan teori gerakan Newton. Gelombang elektromagnetik dibuktikan bergerak pada kecepatan yang konstan, tanpa dipengaruhi gerakan sang pengamat. Inti pemikiran dari kedua teori ini adalah bahwa dua pengamat yang bergerak relatif terhadap masing-masing akan mendapatkan waktu dan interval ruang yang berbeda untuk kejadian yang sama, namun isi hukum fisika akan terlihat sama oleh keduanya.

Teori Relativitas sendiri ada 2, yaitu relativitas Umum dan Khusus.
1.      Teori Relativitas Khusus (1905)
Tulisan Einstein tahun 1905, "Tentang Elektrodinamika Benda Bergerak", memperkenalkan teori relativitas khusus. Relativitas khusus menunjukkan bahwa jika dua pengamat berada dalam kerangka acuan lembam dan bergerak dengan kecepatan sama relatif terhadap pengamat lain, maka kedua pengamat tersebut tidak dapat melakukan percobaan untuk menentukan apakah mereka bergerak atau diam. Bayangkan ini seperti saat Anda berada di dalam sebuah kapal selam yang bergerak dengan kecepatan tetap. Anda tidak akan dapat mengatakan apakah kapal selam tengah bergerak atau diam. Teori relativitas khusus disandarkan pada postulat bahwa kecepatan cahaya akan sama terhadap semua pengamat yang berada dalam kerangka acuan lembam.
Postulat lain yang mendasari teori relativitas khusus adalah bahwa hukum fisika memiliki bentuk matematis yang sama dalam kerangka acuan lembam manapun. Dalam teori relativitas umum, postulat ini diperluas untuk mencakup tidak hanya kerangka acuan lembam, namun menjadi semua kerangka acuan.

2.      Teori Relativitas Umum (1916)
Relativitas umum diterbitkan oleh Einstein pada 1916 (disampaikan sebagai satu seri pengajaran di hadapan "Prussian Academy of Science" 25 November 1915). Akan tetapi, seorang matematikawan Jerman David Hilbert menulis dan menyebarluaskan persamaan sejenis sebelum Einstein. Ini tidak menyebabkan tuduhan pemalsuan oleh Einstein, tetapi kemungkinan mereka merupakan para pencipta relativitas umum.
Teori relativitas umum menggantikan hukum gravitasi Newton. Teori ini menggunakan matematika geometri diferensial dan tensor untuk menjelaskan gravitasi. Teori ini memiliki bentuk yang sama bagi seluruh pengamat, baik bagi pengamat yang bergerak dalam kerangka acuan lembam ataupun bagi pengamat yang bergerak dalam kerangka acuan yang dipercepat. Dalam relativitas umum, gravitasi bukan lagi sebuah gaya (seperti dalam Hukum gravitasi Newton) tetapi merupakan konsekuensi dari kelengkungan (curvature) ruang-waktu. Relativitas umum menunjukkan bahwa kelengkungan ruang-waktu ini terjadi akibat kehadiran massa.

Masih belum diketahui teori ini benar atau salah, namun kita tetap harus menghargai hasil pikiran Einstein karena beliau tidak mungkin mengeluarkan sebuah teori tanpa disertai dengan penelitian terlebih dahulu.


Sumber : Wikipedia.org

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

P E R H A T I A N !!!
1. Berkomentarlah dengan baik dan sopan
2. tidak boleh spam (Spamming Comment)
3. No pornografi dan Menempelkan Link Aktif.

Regard : Sugimin Lifehacker