31 Maret 2014

Rumus Excel dan Fungsinya

*) SUM 
Fungsi SUM menambah semua angka yang Anda tentukan sebagai argumen. Setiap argumen bisa merupakan rentang, referensi sel, array, konstanta, rumus, atau hasil dari fungsi lain. 

Bentuk penulisan fungsi SUM :
=Sum(angka1;angka2;…)

Contoh :
=Sum (3;10;1)  => hasilnya 14
=SUM(Sel1;Sel2;…)    => Jika Sum untuk menjumlah sel

Contoh:
 =SUM(A1;B6;C8)
 =SUM(range)   => Jika Sum untuk menjumlah range

Contoh:
=SUM(A1:A5) => menjumlahkan Range A1 sampai A5


*) AVERAGE
Digunakan untuk menghitung rerata/ rata-rata.
Bentuk penulisannya adalah
=AVERAGE(nilai1;nilai2;…)

Contoh:
=AVERAGE(2;4;3) => hasilnya adalah 3
=AVERAGE(A1:A5) => mencari nilai rata-rata dari isi sel A1 sampai A5

*) MAX 
Digunakan untuk mencari nilai maksimal dari satu set data
Bentuk penulisannya :
=MAX(nilai1;nilai2;…)

Contoh:
=MAX(2;4;10;6;8) =>hasilnya adalah 10
=MAX(A1:A5) =>akan mencari nilai maksimal dari A1 sampai A5



*) MIN
Digunakan untuk mencari nilai minimal dari satu set data
Bentuk penulisannya adalah
=Min(nilai1;nilai2;…)

Contoh
=MIN(2;4;10;6;8) => hasilnya adalah 2
=MIN(A1:A5) => akan mencari nilai minimal dari A1 sampai A5



*) COUNT
Digunakan untuk menghitung berapa buah argumen yang berisi data numerik
Bentuk penulisannya adalah
=COUNT(argumen1;argumen2;…)

Contoh :
=COUNT(2;”A”;”B”;5;7) => Hasilnya adalah 3

*) IF
IF adalah fungsi logika untuk memilih satu dari dua nilai berdasar pengujian logika.
Bentuk penulisannya
=IF(UjiLogika;nilaiJikaBenar;NilaiJikaSalah)

Contoh:
=IF(E4>80;”Lulus”;”Gagal”) 
  => Akan menghasilkan “Lulus” jika E4>80,jika E4 kurang dari 80 maka hasilnya “Gagal”.



*) Alamat Relatif dan Alamat Absolut
a. Alamat Relatif
Jika kita punya sebuah rumus yang merupakan operasi dari beberapa cell, maka Excel akan menerjemahkan alamat relatif sebagai lokasi relatif suatu alamat cell atau range dari lokasi alamat lainnya.Contoh : Pada Cell E5 berisi rumus “ =E3*E4 “, Jika rumus tersebut di copy ke sel F5, maka akan otomatis berubah menjadi “ =F3*F4 “.’

b. Alamat Absolut
Alamat absolut adalah alamat yang selalu bernilai sama meskipun rumusnya di copy kan ke manapun. Penulisan alamat absolut selalu ditambahkan tanda “ $ “ pada nama kolom dan/atau nomor barisnya atau dengan menekan tombol F4 pada keyboard.

- Terdapat 2 jenis alamat absolut:
1) Semi Absolut
Pada alamat semi absolut, penguncian hanya dilakukan pada salah satu diantara kolom dan baris.

Contoh:
  • $C9 : Penguncian kolom C, dengan cara ini ketika cell dicopy kekanan alamat cell akan tetap dibaca sebagai $C9 bukan D9, namun ketika dicopy kebawah alamat cell akan berubah menjadi $C10.
  • C$9 : Penguncian baris 9, dengan cara ini ketika cell dicopy ke bawah alamat cell akan tetap dibaca sebagai C$9 bukan C10, namun ketika dicopy ke kanan alamat cell akan berubah menjadi D$9.

2) Absolut mutlak
Pada alamat absolut mutlak, penguncian akan dilakukan pada kolom dan baris sekaligus.
Contoh:
Pada sel E3 kita isikan rumus “ =E2*$E$2 “. Jika rumus itu kita kopikan ke sel F4, maka rumusnya akan menjadi “ =F2*$E$2 “. Terlihat bahwa alamat E2 akan tetap. E2 disebut alamat absolut mutlak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

P E R H A T I A N !!!
1. Berkomentarlah dengan baik dan sopan
2. tidak boleh spam (Spamming Comment)
3. No pornografi dan Menempelkan Link Aktif.

Regard : Sugimin Lifehacker